Peter Answers….???

•Maret 22, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar
“Peter Answers”, kehebohan?
22Maret08

Hari ini ada sesuatu yang mengejutkan selagi saya kuliah. Sedang santai-santai di kelas, tiba-tiba ada yang berteriak-teriak mengenai sebuah website yang alkisah dapat menjawab (dengan tepat) semua pertanyaan anda.

Omigot. Tak lama kemudian, anak-anak kelas berebut mencoba di komputer kelas. Namun tidak ada yang membuahkan hasil; sejauh-jauhnya hanya celotehan tentang “anda kurang percaya” atau “saya tidak mau jawab”. Halah.

Hingga akhirnya ada teman dari kelas lain yang (ceritanya) “percaya”, dan, ternyata, selagi dia yang memegang kendali sang jin menjawab semua pertanyaan – bahkan yang sangat personal sekalipun – dengan akurat!

Saya akan membahas lebih banyak mengenai website ini di bagian bawah tulisan ini. Mungkin anda ingin mencobanya.

www.peteranswers.com

Cara menggunakan: Tunggu halaman selesai loading. Di kotak input paling atas, ketik “Peter, please answer:” atau “Peter, please answer the following question:”. Kemudian, secara automatis anda akan pindah ke kotak bawah, di mana anda dapat mengetik pertanyaan anda. Akhiri dengan tanda tanya, atau tekan enter. Tunggu sesaat, dan peter akan menjawab. (Saat pertama kali mencoba, anda akan ditanyai dulu persetujuannya. Tekan “I agree”.)

Selamat mencoba. May the souls be with you.

(Saya akan menganalisa website tersebut lebih lanjut dalam post ini. Jika anda tidak ingin tahu, harap tidak membuka kelanjutan post ini.)

Ok, bagaimana? Dapat hasil? Wah, pasti anda kurang percaya… Kasihan. Coba deh, sedikit lebih percaya.

Ah, sekali lagi dicoba. Konsentrasi.

Pasti bisa!

Ayolah.

Ok, ok, ok. Anda bisa menebak kalau ada yang tidak beres di sini. Ingin membaca analisa saya? Silahkan.

Ini merupakan analisa website tersebut. Bagi yang tidak ingin mengetahui lebih lanjut, berhentilah membaca. Sekarang.

Sekarang, ayo kita analisa sedikit lebih mendetail alur penggunaan fasilitas ini. Pertama, kita harus mengetik “Peter, please answer:” atau versi panjangnya, kemudian automatis kita akan pindah ke bawah dan dapat mengetik pertanyaan. Ada beberapa hal yang janggal bagi saya.

* Hanya beberapa orang yang bisa menggunakannya. Selain mereka, peter benar-benar menolak menjawab.
* Mengapa kita harus mengetik berulang-ulang “petisi” itu?
* Mengapa kita dengan alangkah baiknya dibantu oleh script, sehingga dengan diketiknya tanda “:” langsung berpindah kotak, dan dengan tanda tanya langsung terkirim?
* Mengapa bahasa apapun bisa dijawab?
* Mengapa harus sesuatu yang pasti?

Jika anda ingin menganalisa sendiri, silahkan. Saya akan lanjut.

Bagaimana jika saya langsung to-the-point tentang bagaimana cara membuat seisi ruangan merinding, orang teriak-teriak ayat kursi dan bahkan melemparnya? Sederhana.

Inilah penjelasan triknya, bagi anda yang tidak tidur tiga hari sembilan malam karena Peter Answers. Enjoy.

Cobalah ketik sebuah tanda titik (”.”) di kotak atas, yang ceritanya adalah petition. Tapi yang keluar adalah huruf P. Sekarang coba ketik apa saja yang anda mau. Keluarnya bukanlah apa yang anda ketik, melainkan huruf-huruf “eter, please answer”, sepanjang jumlah huruf yang anda ketik. Dengan kata lain, yang tampil di layar selalu tulisan tersebut, bukan yang anda ketik, selama anda telah menekan titik pada saat pertama mulai mengetik. Ajaib, toh?

Lanjut. Setelah anda menekan titik kemudian huruf apa saja (yang tampil sebagai bagian dari “petisi” yang seharusnya ditulis), coba tekan lagi tanda titik. Sekarang yang anda ketik benar-benar akan sampai ke layar. Silahkan ketik sisa petisi, melanjutkan dari apa yang sudah terlihat.

Sekarang, tekan tombol titik dua (”:”). Ok, sudah pindah ke kotak bawah. Nah, isikan pertanyaan anda di situ. Lanjutkan ke seperti biasa.

Dan hasilnya?

Huruf-huruf di antara kedua titik tersebut akan dituliskan sebagai jawaban dari Peter. Ini rahasianya. Jadi, majulah ke keyboard, dan coba ini di depan teman-teman anda. (Ini bekerja jauh lebih efektif di komputer yang keyboardnya jauh dari layar, tidak cocok di notebook. Jangan sampai orang melihat apa yang anda ketik!)

Saya akan akhiri dengan sebuah contoh. Misalkan, saya akan menanyakan warna tas saya (hijau).

Di petisi, yang saya tekan pada awalnya adalah: “.hijau.”. Yang tampil adalah “Peter, “. Ok, sekarang saya akan selesaikan kalimat tersebut dengan normal: “please answer:”. Dan di bawah, seperti biasa akan saya tulis: “Apa warna tas saya?”. Dan keluarlah, “Peter answers: hijau”. Ajaib… Benar-benar ajaib, seberapa jauh tipuan sederhana bisa membuat orang ketakutan.

Oh ya, petisi lebih panjang “Peter, please answer the following question:” adalah untuk jawaban yang lebih panjang.

Selamat menipu.


Perhatian!! Jangan masukkan data pribadi anda!

Bisa jadi Peter Answers adalah teknik penjebakan untuk menarik informasi mengenai orang-orang diam-diam. Dia merekam segala sesuatu yang anda ketik dan mungkin menyimpan data tersebut di servernya. Karena itu, JANGAN SEKALI-KALI MENGIRIMKAN DATA PRIBADI (seperti nomer kartu kredit, KTP, dsb) kepada peter!!

Harap waspada.


Sedikit informasi teknis untuk sesama programmer:

Sistem Peter Answers menggunakan AJAX, yang mengirim data ke server (menggunakan script ajaxian sepertinya). Script utamanya adalah [http://www.peteranswers.com/js/engine.js] yang menyimpan perintah untuk conversi karakter pada saat mengetikkan. Bila anda bosan, coba saja bonkar script itu. :D

Kenyataan Pahit Tentang Negara Indonesia Tercinta

•Maret 17, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Cerita dari milis teman..

Mungkin sebagian dari kita ada yg sudah tahu bahwa hukum di Indonesia ini benar2 BIADAB. Bayangkan, semua bisa dibeli dengan UANG.

Pada tgl 29 Juli 2007, saya ingin menjenguk teman saya yg katanya sudah 2bln ini msk penjara karena NARKOBA. Waktu bertemu dengan dia, kondisinya sangat berubah. Badannya kurus sekali, matanya merah, dan yang lebih tragis lagi dia seperti org kelaparan.

Dia cerita tentang kejadian yg menimpanya.
Tgl 9 Juni 2007, Teman saya ini pergi kedaerah kota untuk suatu keperluan. Sesampainya di jalan ternyata ada razia polisi. Kebetulan dia yang bawa mobilnya dan ada 1 teman lagi, jadi mereka berdua. Waktu pemeriksaan mereka berdua disuruh keluar dari mobil, mobil mereka digeledah. Dan betapa kagetnya teman saya itu waktu polisi memberitahu bahwa ada 2 butir ekstasi dibawah jok depan. Padahal semua teman saya itu bukan pemakai. Mereka juga tidak pernah pergi ke diskotik. Mereka meyakinkan polisi kalo itu semua bukan milik mereka. Mereka bersedia untuk tes darah tapi polisinya malah memarahi bahkan menampar kedua teman saya itu. Pada saat teman2 saya tidak bisa apa2 lagi, polisi mengambil semua barang2 berharga teman saya itu ( Dompet, Jam, HP ). Yang lebih parahnya lagi polisi itu menyuruh mereka untuk mengakui kalau Barang haram tersebut milik mereka. Bersumpah dengan nama Tuhan pun kayanya sudah ga mempan, akhirnya dengan pasrah teman2 saya itu mengiyakan semua perintah polisi tersebut, karena kalau tidak, mungkin mereka akan dianiaya terus. Teman2 saya itu kemudian di borgol lalu disuruh masuk ke mobil polisi tersebut. Didalam mobil, polisi mulai nego harga dengan teman2 saya. Mereka disuruh menyerahkan 2juta/org mlm itu jg, maka mereka akan dilepaskan. Sewaktu teman2 saya mengiyakan permintaan mereka, TIM BUSER dari SCTV datang, jadi perjanjian itu tidak jadi terlaksana. Dengan sok gagah polisi2 itu dengan arogannya menarik teman2 saya itu keluar mobil dan memberi penjelasan ke TIM BUSER tersebut kalau teman2 saya itu adalah pemakai.

Singkat cerita teman2 saya itu dibawa ke Polres. Disana mereka dikurung selama 1bln dan baru kamis tgl 26 Juli 2007 kemarin mereka dipindahkan ke Rutan Salemba. Perlu diketahui juga, mereka pindah ke Rutan pun harus bayar Rp 7.000.000 /org. Ternyata penderitaan mereka blm selesai sampai disitu. Mereka blg kalau mereka mau bebas, mereka hrs membayar Rp90 juta/org kepada polisi tersebut dan kasus mereka pun secara otomatis akan ditutup. Sungguh biadab sekali moral2 org2 itu. Perlu diketahui jg kalau didalam Rutan itu dikasih makan sehari 2x dan nasinya bukan putih warnanya tetapi kuning. Didalam makanan tersebut sudah dicampur dengan bumbu supaya para napi akan merasakan badannya lemas. Ditiap blok2 tahanan jg bebas. Mereka ada yg memakai narkoba dan itu bisa terjadi bila mereka2 sang pengguna memberikan uang sebagai uang tutup mulut kepada petugas2 tersebut.

Rekans, sewaktu saya dan teman2 saya ingin menjenguk pun tidak kalah biadabnya para petugas2 tersebut. Dari pintu depan kita lapor dan KTP kita ditaro, mereka minta uang administrasi Rp 5.000, trs pindah loket utk taro HP karna disana kita ga blh bw hp, kita byr lagi Rp 5.000, msk pintu utk pemeriksaan badan pengunjung byr lg Rp 5.000. Sampailah kita pada pintu terakhir dimana kita bisa bertemu dengan teman saya tersebut. Saya dan teman2 saya msk ke sebuah ruangan. Tapi sebelum kami bertemu dengan teman2 kami tersebut, kami hrs membayar Rp 10.000 untuk ongkos panggil teman saya yg di sel. 10 menit berlalu tapi teman kami tdk kunjung datang. Petugas gadungan itu dtg lagi dan memberitahu kami bahwa teman kami tdk ada di sel. Petugas itu menawarkan jasanya kembali, dia akan mencari teman2 kami bila kami membayar lagi Rp 10.000. Akhirnya dengan perasaan kesal, kami ksh lagi uang tersebut. Sumpah!!! keadaan di ruangan tersebut bnr2 mengerikan. Kotor, sumpek, bau. Ternyata itulah ruangan pertemuan antara napi dan penjenguk. Disana semua napi dan penjenguk bisa leluasa melakukan adegan2 sronok. Ciuman bibir, pegang2 alat2 vital, mereka smua tdk malu utk melakukan hal tersebut. Mungkin smua itu bentuk pelampiasan rasa rindu antara si napi dan si Penjenguk. Yang lebih parahnya lagi, bagi para napi yg menerima tamu, mereka diwajibkan membayar uang Rp 50.000 ke petugas. Jadi setelah selesai bertemu dengan teman saya tersebut, mereka kami beri uang Rp 100.000 utk mereka msk lagi kedalam. Kalau mereka tdk membayar, mereka akan dipukuli.
Sungguh biadabnya negara kita ini!!!

Perlu diketahui juga didepan pintu masuk tertulis ‘TIDAK DIPUNGUT BIAYA APAPUN’. Tapi apa kenyataannya???

SEMOGA JD PELAJARAN UNTUK KITA SEMUA UNTUK BERHATI2, TERUTAMA BAGI KITA2 YG MENGGUNAKAN MOBIL DIMALAM HARI. KITA HRS BERHATI2 KALAU ADA RAZIA. USAHAKAN SEWAKTU KITA DIPERIKSA, KITA MELIHAT TANGAN2 JAIL PARA POLISI2 BIADAB TERSEBUT.

VALENTINE DAY

•Maret 17, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

nama lengkap hari raya ini adalah HARI SANTO VALENTINE,al_caponethumbnail.jpg

untuk memperingati hari kematian dan merenungi ajarannya. Jadi jelas tak ada kaitannya dengan keyahudian.

Lalu siapa Santo Valentino?
Sebenranya ada 3 santo (baca : suci) dengan nama itu. KEtiga-tiganya meninggal sebagai martir. valentine
yang namanya ditahbiskan sebagai Hari Valentine sekarang ini, diyakini merupakan seorang pemuka agama pada abad ke-3 masehi.

Kisah ini menyebutkan bahwa ketika Claudius II melarang pria-pria muda menikah, dengan harapan untuk mendapatkan prajurit-prajurit terbaik, Valentine tetap menyelenggarakan pernikahan sembunyi-sembunyi. Ketika perbuatannya diketahui, dia dijatuhi hukuman mati. Bahwa Hari Santo Valentine juga terkenal sebagai HAri Pembantaian, dimana 7 orang bandit dihabisi dalam duel antargeng dalam ‘era larangan’ di
chicago.

Pada perayaan Hari Valentine 1929, sebanyak 6 anggota dan seorang sekutu geng BUGS MORAN’s IRISH dibariskan di depan dinding sebuah bengkel di Lincoln Park. Mereka lalu dieksekusi mati oleh 5 angggota geng Al Capone, dua dari mereka menyamar dengan pakaian polisi.

“Pendek kata itu bukan ajaran Yahudi, apalgi sampai mengirim kartu Hari Valentine dan memberi hadiah kepada pacar”

natioanl conference of synagogue youth
(NCSY)

DREAM THEATER

•Maret 17, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

Dream Theater adalah salah satu grup progressive metal paling terkemuka di dunia saat ini. Didirikan oleh Mike Portnoy, John Petrucci dan John Myung, mereka telah merilis delapan album studio, empat rekaman live dan satu album pendek (EP). Album pertama mereka, When Dream And Day Unite direkam dengan Charlie Dominici sebagai vokalis dan Kevin Moore sebagai pemain keyboards. Dominici berusia jauh lebih tua daripada anggota lainnya dan ingin memainkan musik yang lain, sehingga ia kemudian keluar dari grup. Mereka kemudian mencari pengganti yang ideal selama 2 tahun sampai akhirnya bertemu dengan James LaBrie, vokalis dari Kanada melalui audisi.

Bersama LaBrie mereka merekam Images And Words yang melambungkan nama mereka ke jajaran internasional dengan hit “Pull Me Under” dan “Another Day”. Awake adalah album terakhir mereka dengan Moore yang kemudian digantikan oleh Derek Sherinian untuk album Falling Into Infinity. Pada akhirnya Sherinian juga digantikan oleh Jordan Rudess dan formasi ini masih bertahan sampai hari ini. Mereka telah meluncurkan album konsep Metropolis 2: Scenes From A Memory dan album ganda Six Degrees Of Inner Turbulence. Pada tahun 2003 mereka memutuskan untuk merekam album non-konsep Train Of Thought yang sangat dipengaruhi oleh grup thrash metal seperti Metallica.

Album terbaru mereka yang berjudul Octavarium dikeluarkan pada tanggal 7 Juni 2005 dan selain merupakan album studio kedelapan juga mengandung delapan lagu.

Setelah Dream Theater meluncurkan album Live mereka dalam memperingati 20 tahun Dream Theater terbentuk yang berjudul Score yang direkam pada tanggal 1 April 2006 di Radio City Music Hall,US. Mereka kembali bersiap meluncurkan album ke sembilan mereka dengan membawa bendera label record baru yaitu RoadRunner Records, mereka telah merampungkan album Systematic Chaos yang berisi 8 lagu dan akan diluncurkan pada tanggal 5 Juni 2007 di US.

 

Dream Theater dibentuk pada bulan September 1985, ketika gitaris John Petrucci dan bassis John Myung memutuskan untuk membentuk sebuah band untuk mengisi waktu luang mereka ketika bersekolah di Berklee College of Music di Boston. Mereka lalu bertemu seorang pemain drum, Mike Portnoy, di salah satu ruang latihan di Berklee, dan setelah dua hari negosiasi, mereka berhasil mengajak Mike Portnoy untuk bergabung. Setelah itu, mereka bertiga ingin mengisi dua tempat kosong di band tersebut, dan Petrucci bertanya kepada teman band, Kevin Moore, untuk menjadi pemain keyboard. Dia setuju, dan ketika Chris Collins diajak untuk menjadi vokalis, band tersebut sudah komplit.

Dengan lima anggota, mereka memutuskan untuk menamai band tersebut dengan nama Majesty. Menurut dokumentasi DVD Score, mereka berlima sedang mengantri tiket untuk konser Rush di Berklee Performance Center ketika mendengarkan Rush dengan boom box. Portnoy lalu berkata bahwa akhiran dari lagu tersebut (Bastille Day) terdengar sangat “majestic”. Pada saat itulah mereka memutuskan Majesty adalah nama yang bagus untuk sebuah band, dan tetap bagus sampai sekarang.

 200px-dreamtheaterprog.jpg

Pada saat – saat tersebut, Portnoy, Petrucci dan Myung masih berkutat dengan kuliah mereka, juga dengan kerja paruh waktu dan mengajar. Jadwal mereka menjadi kiat ketat sehingga mereka harus memutuskan antara mengejar karir di bidang musik atau mengakhiri band Majesty. Namun akhirnya Majesty menang dan mereka bertiga keluar dari Berklee untuk berkonsentrasi di karir musik. Petrucci mengomentari tentang hal ini di dokumentasi DVD Score, berkata bahwa saat tersebut sangat susah untuk meminta kepada orang tuanya untuk pergi ke sekolah musik. Dan lebih susah lagi untuk menyakinkan orang tuanya agar ia boleh keluar dari sekolah.

Moore juga akhirnya keluar dari sekolahnya, SUNY Fredonia, untuk berkonsentrasi dengan band tersebut.

Beberapa teknik penulisan lagu yang unik telah dilakukan oleh Dream Theater, yang kebanyakan terjadi di masa – masa sekarang, ketika mereka bisa bereksperimen dengan label rekaman mereka sendiri.

Dimulai dengan Train of Thought, Dream Theater sudah memulai memasukkan elemen – elemen kecil dan tersembunyi di musik mereka, dan memuat elemen tersebut kepada peminat yang lebih fanatik. Karakteristik yang paling terkenal (yang biasa disebut “nugget”) tersembunyi di “In the Name of God”, yang merupakan sandi morse dari “eat my ass and balls” (makan pantatku dan penisku), yang merupakan kata – kata terkenal dari Mike Portnoy. Sejak saat itu, banyak peminat – peminat Dream Theater mulai berusaha menemukan hal – hal kecil yang biasanya tidak menarik bagi peminat biasa.

Beberapa dari teknik mereka yang terkenal termasuk:

  • Suara dari fonograf di akhiran dari “Finally Free” di album Scenes from a Memory adalah suara yang sama di awalan “The Glass Prison” di album berikutnya, Six Degrees of Inner Turbulence. Dan akhiran kunci terakhir di “As I Am” sama dengan kunci yang digunakan di album selanjutnya, Train of Thought. Juga, not piano yang dimainkan di akhiran “In the Name of God” di ‘Train of Thought adalah not yang sama dengan pembukaan “The Root of All Evil” di album berikutnya, Octavarium.
  • Tiga bagian dari “The Glass Prison” di Six Degrees of Inner Turbulence, dua bagian dari “This Dying Soul” di Train of Thought dan dua bagian dari “The Root of All Evil” di Octavarium menunjukkan tujuh poin pertama dari dua belas poin – poin di program Alcoholics Anonymous oleh Bill Wilson, yang mana program itu diikuti oleh Mike Portnoy. Ia juga berkata bahwa ia akan membuat lagu – lagu lain yang memuat lima program lainnya, yang akan ditujukan untuk Wilson
  • Dream Theater kadang menggunakan teknik penulisan lagu dimana bagian – bagian dari sebuah lagu dikembangkan tiap kali mereka dimainkan. Contohnya, lagu “6:00″ dari Awake. Setelah awalan lagu, mereka hampir memainkan chorus, tapi mengulang lagu tersebut dari awalan lagi (di menit 1:33). Dan ketika chorus sudah seharusnya dimainkan pada saat berikutnya, mereka mengulang lagi dari awalan, di menit 2:11. Teknik ini bisa juga ditemukan di “Peruvian Skies”, “Blind Faith” dan “Endless Sacrifice”
  • Penggunaan notasi yang berulang – ulang juga digunakan, yang sudah dikenal dari lagu – lagu Charles Ives, contohnya:
    • Tema lagu “Wait for Sleep” muncul di “Learning to Live” (menit 8:11) dan juga muncul dua kali di “Just Let Me Breath” (menit 3:39 dan 5:21)
    • Tema lagu “Learning to Live” muncul di “Another Day” (menit 2:53)
    • Tema lagu “Space-Dye Vest” digunakan beberapa kali di album Awake.
    • Tema pembukaan dari “Erotomania” digunakan di “Voices” di Awake (menit 4:51).
    • Satu dari melodi – melodi di “Metropolis Pt 1 (The Miracle and the Sleeper)” diulang di chorus kedua di “Home” dari Metropolis Pt 2 (Scenes From A Memory), dengan cuma pengubahan satu kata. Beberapa lirik dari “Metropolis Pt 1″ just digunakan di “Home”. Pada dasarnya, keseluruhan album “Scenes From A Memory” penuh dengan musikal/lirikal/konseptual variasi dari elemen – elemen musikal dari “Metropolis Pt 1″ dan “The Dance of Eternity” sebenarnya dibangun dari variasi – variasi elemen musik di lagu – lagu dalam album tersebut.
    • Bagian – baguan dari tiap lagu di album “Octavarium” telah digunakan di bagian kelima dari lagu berjudul sama, “Octavarium”.
  • Six Degrees of Inner Turbulence, studio album ke enam mereka, memuat enam lagu dan mempunyai karakter – karakter angka enam di judul – judul lagunya. Train of Thought, studio album ke tujuh mereka, memuat tujuh lagu. Octavarium, studio album ke delapan mereka memuat delapan lagu dan judul albumnya diambil dari kata octo, yang merupakan kata Latin yang berarti delapan, berarti satu oktaf dari istilah musik, yang mana merupakan jarak dari satu not ke not lain adalah delapan not di tangga nada diatonik. Judul lagi dari CD ini adalah 24 menit, kelipatan dari 8. Halaman depan albumnya juga memuat karakter – karakter yang berhubungan dengan 5 dan 8. Contohnya, satu set dari kotak – kotak putih dan kotak – kotak hitam, mempunyai arti satu oktaf dari piano.
  • Lagu “Octavarium” dulunya ingin diakhiri dengan seruling yang bergema serupa dengan awalan lagu tersebut. Namun diganti dengan not piano yang sama dari awalan album Octavarium. Mike Portnoy telah mengatakan bahwa seri awalan – akhiran album akan berhenti disini, karena album ke sembilan mendatang tidak akan diawali dengan akhiran “Octavarium”
  • Analisis detil tentang “nugget” di “Octavarium” (disebut oleh Mike Portnoy sebagai “sebuah nugget raksasa”) telah dipublikasikan di sebuah situs independen.

 

PCMAV 1.1

•Maret 17, 2008 • Tinggalkan sebuah Komentar

PC Media Antivirus 1.1 resmi dirilis ke publik bersamaan dengan terbitnya majalah PC Media edisi 04/2008 dan juga bertepatan dengan ulang tahun ke-7 majalah komputer terbesar di Indonesia ini. Pada rilis kali ini, PCMAV mampu mengenali 1.682 virus beserta variannya yang banyak dilaporkan menyebar luas di Indonesia.

pcmav-11-plus-update-build-1.jpg

 

Di edisi sebelumnya, kami mengumumkan perihal penggunaan engine ClamAV versi 0.91. Namun, dikarenakan situs tempat library ClamAV tersebut telah di-update oleh sang empunya situs, maka link download library ClamAV 0.91 seperti yang tertulis di README.TXT pun menjadi tidak valid lagi karena sudah ter-update menjadi versi 0.92. Di versi 1.1 ini, PCMAV sudah sepenuhnya kompatibel dengan engine ClamAV 0.92 yang baru itu, sehingga tidak ada masalah lagi dengan pengintegrasiannya. Untuk, mohon maaf atas ketidaknyamanannya dalam mengintegrasikan ClamAV di 1.0.

APA YANG BARU DI PCMAV 1.1 (CLEANER & REALTIME PROTECTOR)?
a
.Ditambahkan, database pengenal dan pembersih 67 virus
lokal/asing/varian baru yang dilaporkan menyebar di Indonesia.
Total 1.682 virus beserta variannya yang banyak beredar di
Indonesia telah dikenal di versi 1.1 ini oleh engine internal PCMAV.

b.Improvisasi, modul integrasi ClamAV. Karena library ClamAV yang
baru telah di-update menjadi versi 0.92, maka ada beberapa perbedaan
struktur header dari library tersebut. Jika sebelumnya terdapat
kesulitan dalam mengintegrasikan ClamAV yang baru ini, kini
sudah dapat diatasi dan ClamAV dapat terintegrasi dengan baik.

c.Optimasi, engine scan memory terutama dalam mengatasi virus jenis
VBScript yang sekarang banyak menyebar luas di Indonesia. Engine
scan memory kini dapat lebih optimal dalam membaca setiap process
yang aktif berikut parameter yang digunakan oleh process tersebut.

d.Ditambahkan, engine cleaner khusus yang dapat memperbaiki file .JPG
yang terinfeksi oleh virus SangPerawan.

e.Improvisasi, pada modul auto update PCMAV. Dan penamaan file update
sejak 1.1 menjadi PCMAV.VDB.

f.Improvisasi, rutin yang mengatur masalah tampilan informasi jika ada
virus yang tercegat oleh RTP.

g.Diperbarui, perubahan beberapa nama virus mengikuti varian baru yang
ditemukan.

h.Diperbaiki, kesalahan deteksi (false alarm) pada beberapa program
ataupun script.

i.Perbaikan beberapa minor bug dan improvisasi kode internal untuk
memastikan bahwa PCMAV Cleaner & PCMAV RealTime Protector lebih
dari sekadar antivirus biasa.

JANGAN SAMPAI KEHABISAN (LAGI):
Dapatkan segera PCMAV 1.1 yang telah disempurnakan hanya di Majalah PC Media 04/2008 yang telah terbit. Segera pesan dan dapatkan di kios/agen terdekat, jangan sampai kehabisan.

Pertanyaan teknis harap disampaikan langsung ke redaksi PC Media melalui e-mail dengan sebelumnya Anda telah membaca README.TXT. Dan kami akan berterimakasih jika Anda dapat meluangkan waktu untuk memberikan komentar sebatas penggunaan PCMAV 1.1 ini sebagai masukan dalam pengembangannya.

Hello world!

•Februari 19, 2008 • 1 Komentar

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!